Tips mengatasi sakit perut setelah minum kopi

sakit perut setelah minum kopi


Sakit perut setelah minum kopi mungkin dialami oleh sebagian orang yang memiliki perut sensitif. Namun kopi memiliki banyak manfaat untuk penikmatnya, antara lain :


Didalam kopi terdapat kafein dan telah lama dikenal membantu penderita asma mencegah serangan, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi kopi dapat memiliki beberapa manfaat kesehatan lainnya.


Minum kopi telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit batu empedu pada pria, penurunan risiko pembentukan batu ginjal, dan penurunan risiko kanker usus besar.


Penelitian lain menemukan kopi sebagai sumber potasium yang baik, membantu dalam meningkatkan efektivitas obat migrain, dan cara melindungi dari kerusakan jaringan akibat radikal bebas. Satu studi menemukan itu memiliki aktivitas antioksidan lebih banyak daripada anggur merah, teh hijau atau hitam atau jus jeruk.


Namun bagaimana menikmati kopi jika selalu sakit perut setelah minum kopi? Berikut tips untuk anda dalam mengatasi sakit perut setelah minum kopi.


Pilih Biji Kopi yang Cocok

Hal pertama kali yang harus dikerjakan ialah pilih biji kopi yang cocok. Dimulai dari tipe arabika atau robusta. Biji kopi arabika rupanya punyai tingkat asam yang lebih rendah dibandingkan biji kopi robusta. Kandungan kafeinnya lebih rendah hanya karena 1,2% saja. Sesudah pilih biji kopi arabika, karenanya anda dapat pilih variasi kopinya. Misalnya saja kopi Flores, kopi gayo Aceh dan lain-lain. Ingat, selalu lihat tingkat keasaman dari kopi yang bakal anda minum.


Pilih yang Proses Roastingnya Lama

Proses roasting rupanya memengaruhi tingkat keasaman pada kopi. Kopi yang memiliki proses roasting yang lama atau dark roast ini akan mempunyai NMP yang besar. NMP ialah N-methylpyridinium (NMP) yang disebut senyawa yang dapat mendesak produksi asam lambung dan membuat perlindungan perut supaya tidak mengalami iritasi karena minum kopi. Proses roasting akan kurangi kandungan asam klorogenik, salah satunya elemen yang bisa merangsang asam lambung.


Pilih Penyeduhan dengan Sistem Cold Brew

Setelah itu anda dapat pilih sistem penyeduhan. Salah satunya tipe sistem yang paling aman untuk perut ialah sistem cold brew yang menyeduh kopi sama air dingin lalu mendiamkannya sepanjang lebih kurang 12 jam. Mengapa harus memakai sistem cold brew? Rupanya di saat kita menyeduh kopi sama air dingin, bukan air panas, karena itu kandungan asam klorogenik dan cafein yang terekstrak akan semakin sedikit hingga stimulan asam lambung yang terjadi makin lebih rendah.


Susu Harus Ditambah

Pemakaian kombinasi susu pada kopi rupanya dapat membuat perut meminimalisasi merasa sakit karena kopi. Kandungan susu dapat mengikat asam klorogenik hingga membuat tidak teresap oleh badan. Bila kandungan asam tidak dapat teresap, tentunya perut anda akan aman saja kok. Tidak itu saja saja, proses stimulan asam lambung bisa juga dihindari.


Dengan Secubit Garam, Kandungan Asamnya Dapat Menyusut

Panduan yang paling akhir dengan memberi secubit garam pada minuman kopi. Ingat ya, tidak boleh banyak-banyak garamnya! Dengan menambah garam, tingkat keasaman dapat dikurangkan dan tentunya perut tidak akan sakit sesudah minum kopi. Disamping itu, kopi yang dikasih secubit garam, cita-rasanya makin lebih manis.


Komentar