Cara minum wine yang benar saat di pesta

Cara minum wine yang benar

Menghadiri acara pesta dan mencicipi wine bisa menjadi sangat menghibur, namun ada sebagian besar penikmat wine di luar sana yang tidak suka menghadiri pesta seperti ini karena mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan atau cara bertindak apa saat mencicipi wine. Berikut cara minum wine yang benar pada sebuah pesta.


Untuk menjaga etiket yang baik, biasanya para wanita dilayani dahulu sebelum pria. Saat mencicipi wine yang ada biasanya akan ada air kemasan yang ditawarkan, ini hanya untuk anda membilas mulut anda sebelum setiap sampel wine yang anda coba sehingga mulut anda bersih dari semua rasa dari wine sebelumnya. Cemilan kecil juga disediakan pada acara mencicipi wine seperti itu untuk tujuan yang sama. Saat menangani gelas wine, perhatian harus diberikan ke tempat anda memegangnya, selalu pegang gelas pada batangnya, ini akan memastikan wine tidak terpengaruh oleh kehangatan tangan anda dan dengan demikian rasa tidak berubah.


Saat mencicipi wine, cobalah untuk tidak merokok karena merokok menyelimuti indera perasa, juga cobalah dan hindari permen karet atau makan permen karena ini akan merusak rasa wine juga. Usahakan untuk tidak memakai parfum atau setelah bercukur yang cukup kuat karena hal ini tidak hanya dapat merusak indra perasa anda, tetapi juga tamu yang ada disana.


Anda dapat mengetahui banyak hal tentang wine hanya dari penampilannya. Saat menghadiri wine tasting gelas wine anda harus sejernih kristal sehingga anda bisa menahannya ke arah cahaya dan memeriksa badan wine, juga gelas wine harus diletakkan di atas taplak meja linen putih sehingga semuanya terlihat. Jangan sampai kategori wine menyesatkan anda, misalnya white wine sebenarnya tidak berwarna putih, biasanya warnanya bervariasi dari kuning ke hijau bahkan coklat.


wine merah juga bervariasi warnanya dari warna merah muda hingga merah kecoklatan dan sering menjadi lebih ringan seiring bertambahnya usia. Salah satu cara mudah untuk mengetahui usia wine merah adalah dengan melakukan tes rim. Miringkan wine ke arah tepi gelas dan lihat warna wine. Wine yang lebih muda memiliki warna ungu pada warna wine dan wine yang lebih tua akan memiliki warna merah yang lebih coklat.


Salah satu tindakan umum yang anda lihat dilakukan oleh orang-orang yang mengetahui sesuatu tentang wine adalah memutar-mutar wine di gelas, ini dilakukan untuk melepaskan rasa dan aroma wine. Ingat, wine ini mungkin telah dibotolkan mulai dari 1 tahun hingga 20 tahun dan beberapa kasus langka bahkan lebih lama. Mengaduk wine di gelas identik dengan memasak di rumah dan mengaduk makanan untuk membantu memadukan berbagai rasa.


Warna wine hanyalah salah satu area yang harus diperhatikan saat menghadiri acara wine tasting, anda juga perlu memberi perhatian khusus pada aroma wine. Setelah berputar-putar, mengendus wine adalah langkah selanjutnya dalam proses mencicipi. anda mungkin pernah mengamati ini dilakukan sebelumnya dan bertanya-tanya untuk tujuan apa itu, indra penciuman anda sangat penting dalam cara kami merasakan hal-hal yang berbeda. Ketika subjek ini diteliti, ditentukan bahwa lebih dari 3/4 dari apa yang bisa kita rasakan adalah karena indra penciuman dan cara kita merasakan aroma.


Aroma wine dilakukan dengan beberapa cara. Anda bisa mengendus sebentar lalu mengendus lebih lama 1agi, atau hanya mengendus lama. Setelah mencium aroma wine, pikirkan sejenak dan rasa yang sedang diproses oleh reseptor hidung anda. Jangan langsung mencicipi wine setelah mencium wine, tetapi biarkan aromanya mengenai dan pikirkan rasa yang anda alami.


Terakhir, yang perlu anda ketahui adalah bagaimana cara mencicipi wine dengan benar. Lidah anda memiliki banyak pengecap baik di depan maupun di belakang. Kuncup ini memberi kita variasi rasa yang luas dari manis hingga asam hingga pahit, beberapa di antaranya lebih sensitif daripada yang lain. Ada 2 langkah mudah dalam mencicipi wine, yang pertama adalah rasa awal yang merupakan kesan pertama anda terhadap wine, yang kedua adalah aftertaste.


Wine harus membangkitkan indra anda terhadap rasanya, setelah meminum minuman pertama, anda harus mengaduk wine di sekitar mulut anda selama beberapa detik agar semua indra perasa anda menemukan rasa wine yang seutuhnya. Pikirkan seperti apa rasanya wine itu. Apakah ringan atau berat? Apakah halus atau kasar? Aftertaste adalah sensasi yang tertinggal di mulut anda setelah menelan wine. Berapa lama itu bertahan dan menyenangkan?


Sebelum menghadiri acara mencicipi wine, ada baiknya untuk anda agar merasa lebih percaya diri yaitu dengan membaca tentang berbagai jenis wine. Ini akan memberi anda gagasan yang lebih baik tentang apa yang harus dicari tentang rasa.

Komentar